Cara Tepat Merawat dan Mengatasi Masalah di Satria FU 150

Bagi pengendara Motor Suzuki Satria F150, pastinya pernah mengalami masalah yang tidak diinginkan seperti, mesin dirasakan mesin satria berisik, atau mesin mbrebet, atau mungkin mesin motor tersendat . Jangan dulu panik. Ini masalah yang bisa dibilang hal biasa bagi motor dengan mesin 4-tak ber-CC besar. Apalagi mesin satria kita berteknologi DOHC, Twin Cam, yang memiliki klep jauh lebih banyak dibanding mesin 4-tak biasa.

Merawat Satria FU sebenarnya diperlukan sebelum terjadinya masalah sehingga tidak perlu menunggu rusak untuk menggantinya. Servis rutin dan berkala adalah sebuah kewajiban bagi setiap pemilik sepeda motor, termasuk untuk motor satria fu. Selain untuk memelihara performa mesin, service rutin juga berfungsi untuk melakukan pengecekan pada komponen-komponen yang perlu diganti. Apalagi bagi yang suka modif satria Fu nya tentunya perlu perawatan yang ekstra agar performa mesin tetap terjaga.

Beberapa pekerjaan servis rutin untuk satria f150 sebetulnya dapat dikerjakan sndiri di rumah dengan modal peralatan kunci sederhana. Berikut cara Merawat Satria FU 150

Baca Juga : Cara merawat Aki Basah, Biar Tetap Awet

Cara Merawat Satria FU 150



 1. Membersihkan Karburator dan Filter Air Cooler
Membersihkan karburator itu sebenernya gampang. Hanya cukup bermodal obeng min plus, sikat atau kuas halus, dan bensin. Lepaskan baut mangkok karburator dengan obeng plus, lalu gunakan obeng min untuk membuka pilot jet dan main jet. Bersihkan dengan kuas dan bensin. Untuk bagian atas yang ada vakumnya memang harus agak hati hati pada saat membuka supaya karet vakum tidak sobek.

Kalau mau lebih gampang lagi sobat bisa beli Carburator cleaner yang banyak dijual di toko spare part motor. Harganya paling 20 – 25rb doang. Caranya pakenya gampang, cukup buka klem pengikat karet box filter di moncong karbu. Hidupkan mesin lalu semprotkan carburaor cleaner di moncong karbu sambil mainin gas. Ntar kotoran di karburator rontok sendiri sob.

Motor Suzuki Satria F150 menggunakan perangkat oli cooler sebagai pendingin. Teknologi pendingin temperatur mesin ini sudah digunakan sejak Suzuki Satria F150 keluaran 2005. Perangkat tersebut memang jarang bermasalah, namun bukan berarti tidak memerlukan perawatan. Seperti yang diungkapkan oleh Akeo, teknisi dari bengkel JPG Motor, Depok.

Meskipun perangkat oli cooler Suzuki Satria F150 jarang bermasalah tapi bagian yang berhubungan dengannya terkadang bisa menghambat fungsi dari oli cooler itu sendiri. Ujung-ujungnya, fungsi oli cooler tersebut tidak akan bekerja dengan maksimal. Umumnya, masalah yang terjadi, berkaitan dengan filter oli cooler Suzuki Satria F150 adalah terjadi penumpukan sisa oli yang mengental.


2. Memeriksa Rantai Roda
Selanjutnya mengecek kerenggangan rantai, dengan cara menekan rantai sebelah bawah pada bagian tengah. Jarak kerenggangan yang ideal antara sebelum dan sesudah ditekan adalah berkisar 1-1,5 cm. Biasanya kalo udah lama gak disetel rante roda jadi kendor. Buat ngencengin lagi nyetelnya juga gampang. Pertama lo perlu konci ring atau konci pas 14 dan 17 buat ngendorin as roda belakang.


3. Membersihkan Busi
Busi kalo udah lama dipake perlu dibersihin karena pasti ada sisa sisa pembakaran yang nempel di busi. Buka dan keluarkan busi pake konci busi standar yang dikasih suzuki. Lo juga perlu sikat kawat buat bersihin / nyikat kepala busi. Tapi kalo jarak tempuh udah 8.000 km, busi wajib diganti sob supaya performa dapur pacu tetap fit. Cukup busi standar aja sob, murah meriah cuman 15rb.

4. Mengganti Oli dan Filter Oli
Oli mesin dianjurkan diganti setiap pemakaian 2000 – 2500km. Begitu pula dengan filter oli yang terletak di bak mesin kanan, disarankan diganti per 8.000 km berbarengan saat ganti oli mesin. Kalo buat ganti oli sih pasti tau kan sob. Caranya tinggal buka baut pembuangan oli yang ada di kolong mesin, bagusnya pake konci ring 17. Siapin mangkok atau plastik buat nampung oli bekas. Kalau baut buangan oli udah dibuka, biarkan oli mengucur keluar sampe habis tetesan terakhir, trus tutup lagi deh kencengin bautnya.


5. Memeriksa dan Melumasi Kabel Kopling
Kopling yang seret bisa bikin berkendara jadi gak nyaman. Gampang pegel. Makanya mesti rutin dilumasin dan disetel jarak maennya. Buka dari bawah di tuas pengungkit kopling di deket selahan biar gampang buka kabelnya. Trus buat ngelumasin kabel koplingnya bisa pake oli bersih atau minyak singer. Kalau mau tuntas bersihinnya, tambahin pake WD40. Jangan lupa setel jarak maen kopling, caranya tinggal atur dari pangkal tuas kopling depan, tinggal diputer aja pake tangan atau pake tang kalau susah.

Baca Juga : Cara merawat Aki Kering, Biar Tetap Awet

Nah sekian  mengenai cara merawat Satria Fu dan memperbaiki masalah di Satria FU.  Yang paling penting adalah melakukan servis secara rutin adalah menanggulangi terjadinya kerusakan yang fatal. Jangan lupa juga pilih oli yang terbaik dan ganti setiap 3000km.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Tepat Merawat dan Mengatasi Masalah di Satria FU 150

Contact Form

Name

Email *

Message *