LucianaPombo - Tips Seputar Otomotif Dan Elektronik

Tips Seputar Otomotif | Daftar Harga | Harga Sepeda Motor | Spesifikasi Kendaraan | Berita Terbaru

Langkah Pemeriksaan Mesin Jika Membeli Kendaraan Bekas

Tips Otomotif - Pemeriksaan mesin pada kendaraan bekas yang Anda hendak beli merupakan bagian yang paling penting. Karena jika salah melakukan pemeriksaan pada mesin, maka Anda akan mengeluarkan biaya yang sangat besar di kemudian hari. Berikut ini adalah bagian-bagian yang perlu diperiksa secara detail.

Baca Juga : Pengertian Dan Fungsi Rem ABS (Anti Braking System)

Tentu saja sebagai konsumen Anda tidak ingin terjebak dengan membeli model yang body dan penampilannya masih bagus, tetapi kondisi mesinnya sudah tidak sehat. Bisa jadi akan berkali-kali keluar masuk bengkel dan sudah pasti akan mengeluarkan banyak biaya. Atau bisa jadi ketika mobil sedang digunakan untuk ke luar kota dan mengalami masalah mesin, hal ini diperparah jika perjalanan pada malam hari dan jauh dari pemukiman. Untuk menghindari hal seperti ini, maka sebagai calon pembeli kendaraan motor atau mobil bekas, Anda harus benar-benar jeli dalam memeriksa kondisi mesin mobil yang akan dibeli. Berikut ini kami sajikan beberapa tips untuk memeriksa kondisi mesin kendaraan motor atau mobil bekas:

Tahap Pemeriksaan Mesin Kendaraan Bekas

  • Pastikan bahwa pergantian oli dilakukan secara berkala dengan cara melihat catatan servis berkala yang dilakukan pemilik.
  • Pastikan mesin mobil tidak terlihat kotor, tercium aroma oli terbakar di bawah kap mesin, adanya karat di ujung terminal baterai aki, oli bocor, dan semua hal yang menandakan minim perawatan. Teriminal aki yang kotor biasanya terdapat karat & sedimen (kerak).
  • Periksa kapasitas oli mesin dengan kondisi mesin mati. Cabut tongkat indikator oli. Bersihkan dan masukkan kembali, setelah itu tarik lagi. Periksa tingkat ketinggiannya. Normalnya ketinggian oli ada di antara tanda LOW dan FULL. Jika oli berada di level paling bawah dan terlihat sangat kotor, bisa pertanda buruk. Pasalnya, besar kemungkinan oli ikut masuk ke ruang pembakaran. Kemungkinan lainnya adalah oli jarang diganti pada waktu yang lama.
  • Periksa kualitas oli mesin dengan memegang oli dan pastikan apakah ada serpihan kotoran hitam yang menempel pada tongkat indikator oli. Apabila ada serpihan, maka ini mengindikasikan ada bagian/komponen mesin mengalami keausan.
  • Periksa juga apakah ada kebocoran oli di ruang bakar. Untuk mengetahuinya periksa asap yg keluar dari knalpot. Jika berwarna biru/putih mengindikasikan bahwa ada kebocoran oli di ruang bakar. Bila hitam menandakan ada bahan bakar yang terbakar tidak sempurna dan ini berarti mobil lebih boros BBM.
  • Yang terakhir cobalah Tarik tuas gas saat mesin hidup hingga putaran tinggi seperti sedang digeber. Setelah itu, lepaskan gas dan perhatikan putaran mesinnya apakah kembali langsam atau tidak.
Baca Juga : Cara Pilih Ban Motor Merk Mizzle FDR dan IRC

Nah tips tips diatas mungkin bisa juga anda terapkan saat anda membeli kendaraan bekas , bagaimana..? cukup mudah bukan…!
Demikian informasi yang membahas mengenai langkah pemeriksaan mesin jika membeli kendaraan bekas Yang Benar, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Langkah Pemeriksaan Mesin Jika Membeli Kendaraan Bekas